Catatan Nirmala Citizen Journalism hukum Korupsi MINUT 

VAP MANGKIR TERUS DI PERSIDANGAN, KETUA MAJELIS HAKIM PN MANADO GERAM

Bagikan!

NIRMALANEWS.COM – MANADO – Sidang lanjutan kasus pemecah ombak Kabupaten Minahasa Utara (Minut) yang di pimpin oleh ketua majelis hakim Vincentius Banar kembali digelar pada Selasa (04/09/2018) di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Sulawesi Utara.

Saat sidang tersebut digelar, Bupati Minut Vonnie A Panambunan (VAP) Cs, kembali tidak hadir dan hal ini membuat ketua majelis hakim Vincentius Banar mulai geram

“JPU harus hadirkan VAP, Rio Permana, dan saksi lainnya ke sini. Saya tidak peduli dia bupati atau mantan kapolresta, tetap harus bersaksi,” tegas Banar.

Sementara itu, Bobby Ruswin Selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan masih tetap berusaha menghadirkan para saksi di persidangan.

“Kami masih berusaha menghadirkan mereka, surat panggilannya juga sudah kami kirimkan,” tegasnya.

Kasus dugaan korupsi pemecah ombak Desa Likupang Minahasa Utara yang sejak tahun 2016 yang digulir di Kejati Sulut ini dilaporkan oleh salah satu LSM yang menemukan keganjalan bahwa proyek berbandrol Rp 15 Miliar tersebut, tidak melalui proses tender melainkan penunjukan langsung.

Sejak digulir di Kejati, Dugaan kasus Korupsi yang merugikan negara sebesar 8.8 Milyar berhasil menyeret tiga terdakwa ke meja hijau yakni Rosa Tindajoh mantan kepala BPBD Minut, Robby Moukar selaku kontraktor, dan Steven Solang selaku PPK.

Pengadilan lalu memutuskan terdakwa Rosa Tindajoh dan Steven Solang dengan penjara empat tahun.

Sedangkan Robby Moukar dipidana selama dua tahun penjara.

Tak lama kemudian, Kejati Sulut juga menetapkan satu tersangka baru, yakni Direktur BNPB bernama Junjungan Tambunan dan sedang menjalani pesidangannya di PN Manado.

Related posts