hukum MINUT 

SERING MEMAKAN KORBAN, PT WIKA HARUS BERTANGGUNGJAWAB

Bagikan!

Hingga hari ini Penyebab ambruknya Overpass tol Manado-Bitung yang dikerjakan BUMN PT. Wijaya Karya (PT. WIKA) di desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara pada Selasa (17/04/2018) lalu masih misterius.

Tercatat 2 orang pekerja tewas tertimpa material cor overpass pada peristiwa naas itu.

Irjen. Pol. Drs. Bambang Waskito dikonfirmasi melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Sabtu (12/05/2018) mengatakan hingga kini pihaknya masih mendalami penyebabnya. “Kita masih mendalami penyebab dari kerusakan struktur bangunan karena hasil labfor nya belum diterima,” tulis Tompo melalui WA nya, Sabtu (12/05/2018).

Pekan lalu, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo sempat menjelaskan pihaknya tengah memeriksa para saksi. “Sudah riksa saksi-saksi sebanyak 37 orang. Hasil Puslabfor diharapkan minggu depan,” tulis Tompo melalui WA nya, Jumat (04/05/2018) malam.

Jawaban pihak Polda Sulut ini belum menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan informasi yang diperoleh Celebesnews beberapa pekan sebelumnya.

Hasil Puslabfor Mabes Polri pun sudah meleset hampir 1 bulan dari waktu yang di janjikan tim Puslabfor Mabes Polri usai mendatangi tempat kejadian perkara selang dua hari setelah kejadian. Hingga kini pun belum ada tersangka yang ditetapkan oleh pihak kepolisian pda sulut padahal peristiwa ini memakan korban 2 orang pekerja meregang nyawa.

DPR RI pun turun tangan mendatangi lokasi. Ketua Komisi 5 DPR RI, Ir. Fary Djemy Francis, MMA ke Celebesnews beberapa pekan lalu menjelaskan pihaknya sudah meninjau langsung lokasi ambruknya overpass tol Manado-Bitung. “Sudah kita lihat di lokasi. Pekerjaan mereka tidak sesuai dengan SOP. Tidak boleh ada orang dibawah saat ada pekerjaan pengecoran dibagian atas. Banyak SOP yang dilanggar,” ujar Fary yang ditemui di Quality Hotel Manado, Rabu (02/05/2018) siang.

Menurut Fary, pihaknya akan meminta Direktur Utama PT. WIKA dipecat. “Sudah ada sanksi-sanksi yang diatur pada Undang-undang Jasa Konstruksi nomor 2 tahun 2013. Sebelumnya, salah satu rekomendasi yang pernah kita sampaikan untuk memberhentikan Direktur Utama PT. Waskita Karya,” ungkapnya.

Namun untuk kasus ambruknya overpass tol Manado-Bitung pihaknya akan menunggu hasil penyelidikan Puslabfor Mabes Polri. “Kita tunggu hasilnya, jika itu menjadi tanggungjawab Direktur Utama, kita akan rekomendasikan pemberhentian, karena PT. Wika ini sudah berulang,” kuncinya.

Diketahui, seminggu setelah peristiwa yang menyita perhatian nasional ini, Direktur Utama PT. WIKA, Bintang Perbowo di copot dan digantikan Tumiyana.

Siapa tersangka dari peristiwa ambruknya overpass tol Manado-Bitung belum ada kejelasan.

Dari berbagai sumber.

Related posts