AMBON Ekonomi & Bisnis 

PT Pertamina Akan Bangun Tengki 30 Ribu KL Di Wayame Ambon

Bagikan!

NN.com Ambon >>> PT Pertamina menargetkan akan membangun tangki kapasitas 30 ribu KL di Terminal BBM Wayame Kota Ambon, Provinsi Maluku.

“Ke depan akan dilakukan pengembangan terminal BBM Wayame yakni pembangunan tangki timbun berkapasitas 20 ribu KL satu unit dan 10 rb KL satu unit,” kata Operation Head Pertamina terminal BBM Wayame, M.Ali Basa, di Ambon, Senin (14/8) .

Ia mengatakan, pengembangan terminal BBM melalui pembangunan tangki timbun besar kapasitas 30 ribu KL diharapkan mampu menampung seluruh kebutuhan BBM di Maluku dan Papua.

Terminal BBM Wayame memiliki kapasitas paling besar karena menerima produk impor dari Singapura dan kilang Balikpapan serta Cilacap, untuk memenuhi pasokan wilayah Maluku dan Papua.

“Setelah kapal pengangkut BBM tiba di dermaga Wayame, langsung dilakukan pengujian mutu BBM di laboratorium. BBM yang masuk akan kita tampung sambil menunggu instruksi harus didistribusikan ke TBBM,” katanya.

Ali menyatakan, pasokan BBM untuk provinsi Papua dan Papua Barat berasal dari kilang Balikpapan, kemudian diangkut menggunakan kapal ke terminal BBM Wayame. Dari Wayame kemudian disalurkan ke berbagai lokasi di Papua menggunakan berbagai moda transportasi.

Medan yang berat dan infrastruktur yang kurang membuat Pertamina harus menggunakan berbagai moda transportasi untuk menyalurkan BBM di Papua, mulai dari mobil tangki, kapal tongkang, truk, hingga pesawat.

“Kita punya tantangan yang sangat besar untuk distribusi BBM ke Papua dan Papua Barat. Ada wilayah yang tidak bisa ditempuh melalui jalur darat maupun perairan, sehingga menggunakan pesawat,” ujarnya.

Pertamina katanya, tetap berkewajiban menjual BBM di Papua dengan harga yang sama dengan di seluruh Indonesia, yaitu Rp 6.450/liter untuk premium dan Rp 5.150/liter untuk solar.

“Ini merupakan gambaran ongkos distribusi BBM di kawasan Maluku dan Papua. Prinsipnya seluruhnya tergantung fasilitas, pasokan, cuaca dan lokasi, tetapi kita berupaya agar tidak terjadi kelangkaan BBM di masyarakat,” tandas Ali Basa.

Sebanyak 18 tangki yang tersedia di Terminal BBM Wayame diantaranya dua unit tangki masing-masing untuk premium dan pertamax, empat tangki untuk minyak tanah, MFO dan Avtur.

“Selanjutnya dari tangki itu BBM akan didistribusi ke mobil tangki untuk dibawa ke SPBU dan AMPS terdekat di Maluku, serta wilayahPTapua,” katanya.

Smbr/tribun maluku

Related posts