hukum kriminal MANADO NUSA UTARA SULUT 

Maraknya Pungli Di Pasar Bersehati Manado, ARUN SULUT Warning Dirut Pasar. Alfret : Kami Siap Perang

Bagikan!

NIRMALANEWS.COM – Manado – Pembangunan Portal Pasar yang digagas oleh Dirut PD. Pasar Ferry Keintjem, diduga sengaja dibuat untuk mengerat pungli dari masyarakat. Ketua Forum Pedagang Bersatu Kota Manado Samudin Ardi Noho bahkan telah mengkaji secara hukum, sosial dan ekonomi.

Menurutnya Dirut PD. Pasar berdalih bahwa telah membangun portal ini sesuai perda No.1 tahun 2013, untuk menghindari pungli. Namun dalam perda tersebut pada Bab 5 pasal 7 ayat 1 huruf B, dijelaskan, apabila terjadi pemanfaatan lahan maka besaran tarif itu ditentukan oleh walikota Manado, atau Peraturan Walikota (Perwako).

“Dalam perda tersebut juga menyebutkan dalam ketentuan umum Bab 1, bahwa lahirnya perda itu atas kerjasama baik keputusan antara Dewan Kota Manado dan Pemkot Manado. Maka Dirut kalo menyadari, pasar ini bukan milik Pribadi pasar ini, melainkan milik rakyat,” ketus Noho Sabtu (20/10/2018).

Noho pun mengajarkan kepada Dirut PD Pasar, untuk membuat suatu aturan dan mengajukan ke DPRD Kota Manado, sebagaiman dalam Komisi II. Selanjutnya dilakukan kajian tentang aturan Perdis yang akan diberlakukan, dan disahkan oleh Pemkot Manado.

Disisi lain ia pun mengkritisi anggota Dewan kota Manado, yang selama ini Tupoksi mereka tidak jalan sesuai tercantum dalam perdis Nomor 1 Tahun 2016, soal kenaikan tentang iuran kontrak dan lahan dan ada titipan notaris, dan biaya titipan pajak, dan sekarang juga ada kenaikan perubahan tentang Perdis No 1 tahun 2018. Imbasnya ada Oknum anggota Dewan yang diduga ikut bermain proyek pada pembangunan Portal ini.

“Ada oknum-oknum dari Dewan yang menyetujui produk dari Dirut itu sendiri, sehingga saya sangat tidak percaya tentang keberadaan Dewan yang ada. Dengan keberadaan Dirut main buat aturan sendiri, saya tanya dalam Hearing Tupoksi mereka pada Selasa lalu.

Sehingga dalam hal ini kami meminta Pemkot Manado bersikap tegas, dan kami berencana akan melaporkan masalah ini ke Tim Saber Pungli Kota Manado,” tandasnya

Pembangunan Portal Pasar dari Dirut Ferry Keintjem itu ternyata mempunyai dampak buruk bagi pendapatan para pedagang pasar. Bukan hanya itu, dari penjelasan Ketua Forum Pedagang Bersatu Kota Manado Samudin Ardi Noho pembangunan portal mengakibatkan kemacetan, dan Inspraktultur yang tidak ada penambahan jalan. Menghambat dan membunuh lajunya ekonomi Real.

“Buktinya sekarang pendapatan pedagang menurun 50%. Selain itu laju para pemasok bahan kedalam pasar mengalami keterlambatan dan masalah lain yang tak terduga,” ujar Noho Sabtu (20/10/2018).

Menurutnya penjelasan tarif dalam karcis tidak memilki dasar hukum, dan tidak ada pertanggungjawaban.

“Persoalan disini payung hukum yang dinilai ilegal. Seluruh Indonesia, Pasar Tradisional Tidak ada Portal, karena pasar tradisional bebas dan teratur,” tandasnya.

Ia pun meminta kepada Walikota Manado dan Dewan agar dapat mengambil sikap beserta tindakan atas apa yang dilakukan Dirut PD. Pasar.

Akan hal ini,Aklrets Inkiriwang selaku Ketua Bidang Investigasi Tindak pidana korupsi dan kebijakan pemerintah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara ( ARUN SULUT ) yang baru dilantik 19 oktober 2018 di hotel Four Point sheraton manado akan bersinergi dengan ketua forum pedagang kota manado bung Noho, guna melaporkan dugaan korupsi dan pungli yang diduga kuat dilakukan oleh dirut pasar manado Ferry Kentjem. ” kami sudah mengumpulkan bukti permulaan yang cukup atas dugaan korupsi dan pungli yang di duga lakukan oleh dirut pasar manado. Tukas Alfrets.

Ketua bidang Investigasi TPK dan pengawasan kebijakan pemerintah ARUN SULUT ini menambahkan bahwa Aparat penegak hukum harus menyikapi peermaslaahan yang terjadi di dinas pasar kota manado karena sudah sangat komolex artinya masyarakat sudah sangat di rugikan dan merasa terintmidasi oleh ulah dirut ini. Rekaman warga sudah kami kantongi dan kami siap perang melawan para pejabat bermental koruptif  yang suka menindas rakyat kecil. Ujar Alfrets inkiriwang.

( wawan )

 

Related posts